Kenali Desain dan Kegunaan Piring Dessert Plate

Posted on

Piring dessert plate merupakan salah satu peralatan makan yang banyak digunakan. Meski begitu, masih ada sebagian orang yang belum bisa membedakannya dengan piring biasa. Sebenarnya perbedaan peralatan makan ini cukup mencolok, jika mencermati desain hingga kegunaannya.

Baca Juga: Piring Saji Ceper dari Merek Ternama yang Cocok untuk Segala Hidangan

Maka dari itu, sebelum menggunakan, alangkah baiknya jika mengetahui bagaimana desainnya terlebih dulu. Pahami juga fungsinya supaya lebih optimal saat memanfaatkannya. 

Piring Dessert Plate
Piring dessert plate memiliki desain yang sangat berbeda dengan piring biasa. Foto: Istimewa

Desain Piring Dessert Plate Berikut Penggunaannya

Pembahasan pertama, kita akan kupas tuntas seputar desainnya. Piring ini memiliki desain yang sangat berbeda dengan piring biasa karena ukurannya lebih kecil. Ukurannya biasanya hanya sekitar 18-22 cm saja. Dalam standar industri perhotelan, biasanya piring berukuran 18 cm disebut appetizer plate atau side plate.

Khusus untuk model dan motifnya juga beragam. Ada model bulat, kotak, bunga maupun karakter lainnya. Motifnya pun ada yang polos, list tipis dan lain sebagainya.

Begitu pula dengan warnanya. Ada yang sengaja didesain dengan warna putih, yellow gold maupun warna-warna lainnya. Karena ukuran, warna, model dan motifnya bervariasi, pengguna bisa memilih sesuai dengan keinginan maupun kebutuhan.

Kegunaan Dessert Plate

Dilihat dari desainnya, kini kita akan membahas kegunaan piring ini. Berikut beberapa diantaranya.

Menyajikan Makanan Penutup dan Pembuka

Piring yang memiliki ukuran tanggung ini berperan penting sebagai tempat untuk menyajikan makanan penutup maupun pembuka. Dalam kegunaannya, piring dessert memang populer untuk menghidangkan makanan pencuci mulut, seperti halnya puding, buah atau kue. Piring tersebut memang cocok untuk menyajikan porsi manis sesudah makan besar.

Sebagai Underliner

Piring dessert plate juga sering digunakan sebagai underliner atau alas saat menyajikan makanan. Khusus untuk fungsi yang satu ini, biasanya menggunakan piring dessert yang ukurannya 18 cm.

Meningkatkan Tampilan Dessert

Penggunaan piring ini rupanya mampu meningkatkan tampilan dessert. Hidangan yang disuguhkan menggunakan piring dessert memang terlihat lebih menggugah selera. Siapa saja yang melihat hidangan tersebut pasti tergiur untuk segera mencicipinya.

Mendukung Penyajian Menu yang Lebih Rapi

Nyatanya masih ada banyak kegunaan lain dari pemanfaatan piring dessert. Fungsinya yaitu untuk mendukung penyajian menu kuliner penutup maupun pembuka agar terlihat lebih rapi. Penyajian hidangannya juga tampak lebih estetik. Fungsi ini bisa semakin jelas saat mampu memilih piring yang motif dan desainnya menarik.

Dessert Plate Porcelain vs Kaca Tempered

Porcelain Kaca Tempered
Ketahanan Rentan pecah atau retak Tahan benturan dan termal
Visual Mewah, Opaque Modern, Transparan/Mengilap
Bobot Lebih berat Ringan
Penggunaan Acara formal Penggunaan harian

Dessert plate hadir dalam berbagai jenis bahan. Beberapa di antaranya yaitu porcelain dan kaca tempered sebab materialnya memiliki kelebihan dan keistimewaan tersendiri.

Pengguna bisa mempertimbangkan kelebihan tersebut ketika ingin membelinya. Supaya bisa mendapatkan piring dessert plate yang tepat, pastikan juga memilihnya sesuai dengan kebutuhan.

Porcelain menjadi material keramik dengan kualitas tinggi yang dibakar di suhu ekstrem. Ketika digunakan, hasilnya bisa menciptakan permukaan padat, kilap elegan, dan juga putih bersih.

Sementara itu, kaca tempered ini dibuat lewat proses pemanasan ekstrem yang diikuti dengan pendingin cepat secara mendadak atau quenching. Ini bertujuan guna menciptakan tegangan internal yang memperkuat struktur kaca.

Apabila menginginkan piring dessert yang tampilannya estetik, maka bisa memilih bahan porcelain. Lain halnya jika menyukai piring yang tidak mudah pecah, pilih saja dessert plate bahan kaca tempered.

Melansir akun Instagram @duralexindonesia, piring dessert Duralex yang biasanya terbuat dari kaca tempered yang tidak mudah pecah ketika jatuh ke lantai. Beda saat menjatuhkan piring biasa ke lantai. Piring tersebut langsung pecah berkeping-keping. Dari hasil uji ketahanan, piring dessert kaca tempered memang lebih kuat dan awet 3x lipat dari piring biasa.

Meski begitu, piring porcelain terasa berat ketika dipegang meski desainnya mewah. Sebaliknya, kaca tempered cenderung ringan dan cocok untuk penggunaan harian.

Baca Juga: Keunggulan Mangkok Sup Keramik untuk Penyajian Dibanding Plastik

Setelah menyimak uraian di atas, tentu bisa mengetahui desain sekaligus kegunaan piring dessert plate. Jenis piring ini termasuk peralatan makan yang memiliki peranan penting tersendiri. Karena hal itu, sayang jika mengabaikannya begitu saja. Apalagi jika suka makan kue, pastikan memiliki piring ini.